Kelor atau Moringa Oleifera adalah sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Tumbuhan ini memiliki ketinggian batang 7—11 meter. Dengan daun berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai.

pohon kelor
Sejak berabad-abad lalu tumbuhan kelor dikenal sebagai tanaman multi guna, kaya nutrisi dan berkhasiat obat. Tanaman Kelor mengandung anti oksidan kuat yang melindungi tubuh dari radikal bebas, mengandung asam amino dan asam amino esensial, senyawa anti inflamasi, serta nutrisi alami seperti vitamin dan mineral. Selain itu, kelor juga bisa digunakan sebagai sayur-sayuran. Karena kelor memiliki banyak kandungan nutrisi.
Tingginya kandungan nutrisi dalam kelor ini telah dibuktikan dalam beberapa penelitian ilmiah seperti yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Phytomedicine Journal of Medicinal Food, bahwa kelor mengandung:
Kandungan nutrisi pada tanaman kelor
- Vitamin A, 10 kali lebih banyak dibanding Wortel
- Beta Carotene, 4 kali lebih banyak dibanding Wortel,
- Vitamin B1, 4 kali lebih banyak dibanding daging babi.
- Vitamin B2, 50 kali lebih banyak dibanding Sardines,
- Vitamin B3, 50 kali lebih banyak dibanding Kacang,
- Vitamin E, 4 kali lebih banyak dibanding Minyak Jagung,
- Protein, 2 kali lebih banyak dibanding Susu,
- Protein, 9 kali lebih banyak dibanding Yogurt,
- Asam Amino, 6 kali lebih banyak dibanding bawang putih,
- Zat Besi, 25 kali lebih banyak dibanding bayam,
- Kalium, 15 kali lebih banyak dibanding pisang,
- Kalsium, 17 kali lebih banyak dibanding dibanding Susu
- Zinc, 6 kali lebih banyak dibanding almond,
- Serat, 5 kali lebih banyak dibanding sayuran pada umumnya,
- Gamma-aminobutyric acid (GABA), 100 kali lebih banyak dibanding beras merah,
- PolyPhenol, 2 kali lebih banyak dibanding Red Wine,
- Vitamin C, 7 kali lebih banyak dibanding jeruk
- Vitamin A, 4 kali lebih banyak dibanding wortel
- Kalsium, 4 kali lebih banyak dibanding susu (tanpa laktosa)
- Kalium, 3 kali lebih banyak dibanding pisang
- Protein, 2 kali lebih banyak dibanding yoghurt
- Zat besi, 25 kali lebih banyak dibanding bayam
- Kalsium, sampai 8,79 kali lebih banyak dalam bentuk bioavailable.
- Kromium, sampai 25 kali lebih banyak dalam bentuk bioavailable.
- Tembaga, 1.85 lebih banyak yang disimpan dalam hati.
- Besi, 1,77 kali lebih banyak banyak yang diserap ke dalam darah.
- Magnesium, sampai 2,20 kali lebih banyak bioavailable.
- Mangan, 1,63 kali lebih banyak yang disimpan dalam hati.
- Molybdenum, 16,49 kali lebih banyak yang diserap ke dalam darah.
- Selenium, Sampai 17,60 kali efek antioksidan.
- Zinc, 6.46 kali lebih diserap ke dalam darah
- 46 antioksidan kuat alami
- 36 senyawa anti-inflamasi alami
- 18 Asam Amino, 8 diantaranya merupakan asam amino essensial.
Melihat dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuh.
Adapun beberapa manfaat tanaman kelor untuk kesehatan adalah sebagai berikut:
1. Kelor mengobati penyakit kuning
Caranya, ambil 1 gagang daun kelor, 1 gelas air kelapa dan 1 sendok makan madu. Bersihkan 1 gagang daun kelor, haluskan halus. Kemudian masukan kedalam air kelapa dan tambahkan madu, aduk hingga tercampur lalu saring airnya. Setelah itu, minum secara rutin dan teratur 2 kali sehari.
2. Kelor mengobati reumatik, asam urat, pegal linu dan nyeri sendi
Caranya, ambil 3 tangkai daun kelor dan setengah sendok makan kapur sirih, lalu kedua bahan dihaluskan kemudian oleskan pada bagian tubuh yang sakit atau nyeri. Lakukan pengobatan ini secara rutin 2 kali sehari setiap hari.
3. Kelor mengatasi diabetes
Manfaat daun kelor untuk diabetes dapat mengurangi kadar gula dalam darah. Daun kelor dapat dijadikan sebagai insulin alami untuk mengatasi diabetes. Makan sayur daun kelor juga dapat mencegah penyakit gula darah atau diabetes.
4. Kelor menyehatkan mata
Mengkonsumsi daun kelor dapat membuat mata selalu dalam keadaan sehat dan jernih. Daun kelor juga bisa menyembuhkan penyakit mata, caranya bisa dimakan langsung ataupun air rebusan daun kelor di basuhkan pada mata yang sakit setiap hari sampai sembuh.
5. Kelor mencegah kanker
Antioksidan dalam daun kelor sangatlah tinggi, selain itu daun kelor mengandung potasium yang banyak. Salah satu manfaat dari daun kelor yaitu dapat mencegah kanker. Manfaat daun kelor untuk kanker yaitu dapat memperlambat bahkan menghentikan dan menghilangkan kanker yang ada dalam tubuh.
6. Kelor menghilangkan kolesterol jahat
Lemak jahat berupa kolesterol dapat memicu berbagai penyakit diantaranya yakni penyumbatan pembuluh darah. Jika
pennyumbatan terjadi di pembuluh darah yang mengalirkan darah ke jantung maka akan menyebabkan masalah jantung koroner. Sedangkan jika kolesterol menyumbat pembuluh darah ke otak maka resiko stroke semakin meningkat. Sitosterol dalam daun kelor mampu menggantikan lemak jahat dalam tubuh sehingga tubuh terhindar dari resiko penyakit-penyakit tersebut.
7. Kelor mengobati sariawan
Daun kelor merupakan salah satu jenis daun yang kaya akan kandungan vitamin C. Dan Vitamin C merupakan vitamin yan sangat ampuh dalam menangani masalah yang berkaitan dengan kesehatan mulut dan tubuh. Karena itulah, daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai obat sariawan dengan cara mengolahnya menjadi sayur.
8. Kelor mengobati cacingan
Ambil 3 gagang daun kelor, 1 gagang daun cabai dan 2 batang meniran. Lalu semua bahan direbus dengan menggunakan 2 gelas air hingga tersisa hanya tinggal 1 gelas. Kemudian disaring dan minumlah airnya secara rutin setiap hari.
9. Kelor mengobati herpes, bisul, dan luka bernanah
Siapkan 3-7 gagang daun kelor. Caranya, daun kelor ditumbuk sampai halus. Setelah itu ditempelkan pada bagian yang luka sebagai obat luar.
10. Kelor menghancurkan batu ginjal
Manfaat lainnya yaitu untuk meluruhkan batu ginjal. Caranya, jadikan sebagai sayur sayur dan rutin setiap hari dan rutin juga selama sebulan, kk Insyaallah batu ginjal cepat luruh dan keluar bersama saat buang air kecil.
Baca juga: Pewarna makanan alami yang menyehatkan
Nah, itulah beberapa manfaat tanaman kelor untuk kesehatan. Sebenarnya masih banyak lagi manfaat serta khasiat tanaman ini. Jadi tidak heran apabila Badan Kesehatan Dunia (WHO) menobatkan tanaman kelor sebagai pohon ajaib.